Friday, May 31, 2019

5 Sungai Terpanjang Di Muka Bumi Yang Perlu Kamu Ketahui

CeritaSakti.com - Sebagian besar dari kita kalau ditanya, Sungai apakah yang terpanjang di muka Bumi ? mungkin sebagian langsung menjawab Sungai Nil, mungkin pula ada yang menjawab pertanyaan tersebut dengan mengatakan Sungai Amazon adalah yang terpanjang atau ada juga yang menjawab Sungai Bengawan Solo ?

Baiklah, di kesempatan kali ini penulis blog akan merangkumkan lima urutan teratas sungai-sungai terpanjang di muka bumi ini. Namun, tidak menutup kemungkinan akan ada perubahan peringkatnya di masa mendatang, dikarenakan masih banyaknya ilmuwan yang terus mengukur dan meneliti sungai-sungai terpanjang di seluruh dunia.




Oke, mari disimak sampai habis ya, inilah 5 Sungai Terpanjang Di Muka Bumi, menurut ceritasakti.com

1. Sungai Angara

Menurut berbagai data yang terkumpul, Sungai Angara ternyata melewati dua negara sekaligus, yaitu Rusia dan Mongolia. Sungai ini memiliki debit air sebesar 19.600 milli kubik/detik. Sungai ini menyandang predikat sebagai sungai terpanjang urutan kelima di muka bumi, dengan total panjang keseluruhan yang dicakup adalah 3.445 mil.

Sungai Selenge dianggap sebagai hulu dari aliran sungai angara ini, sungai selenge memiliki panjang kurang lebih 992 Km yang kemudian mengalir ke Danau Baikal.

Dari Danau Baikal yang terletak  di dekat Listvyanka, Sungai Angara mengalir melalui Oblast Irkutsk Rusia dan akhirnya bersambung dengan Sungai Yenesei di dekat Strelka, kemudian terus mengalir dan berakhir ke Laut Kara di Samudera Arktik.

2. Sungai Mississippi

Pada awalnya Danau Itasca yang terletak di sebelah utara Minnesota diyakini sebagian para peneliti menjadi asal muasal dari Sungai Mississippi. Namun, berdasarkan sumber temuan data yang lebih baru, maka sejumlah ilmuwan dunia lainnya mengatakan bahwa Sungai Jefferson lah sebagai asal sumber terjauh dari  Sungai Mississippi.

Maka urutan daerah aliran sungai mississipi adalah Sungai Madison yang bergabung dengan Sungai Jefferson sepanjang 83 mil, kemudian membentuk Sungai Missouri yang akhirnya bergabung dengan Sungai Mississippi dan mengalir sepanjang 3.902 mil melewati sejumlah perbatasan negara-negara bagian di Amerika Serikat dan dua provinsi di Kanada kemudian berakhir di Teluk Meksiko.

Memiliki debit air mencapai 16.200 milli kubik / detik. Sungai Mississipi juga melewati dua negara yaitu Amerika Serikat dan dua provinsi di Kanada lalu berakhir di Teluk Meksiko. Dan dianggap sebagai aliran sungai terpanjang keempat di dunia.

3. Sungai Yangtze

Sungai ini mencakup panjang keseluruhannya 3.917 mil, memiliki debit air sebesar 31.900 milli kubik / detik. Dan menjadikannya sebagai sungai terpanjang ketiga di dunia, sekaligus terpanjang yang mengalir seluruhnya dalam satu negara saja. Tidak hanya itu Sungai Yangtze ini juga merupakan sungai terpanjang di Asia.

Sungai Yangtze memiliki delapan anak sungai utama yaitu, Sungai Yalung, Min, Jialing, Han, Wu,  Yuan, Xiang dan Sungai Gan. Daerah sepanjang aliran sungai Yangtze dipadati lebih dari sepertiga populasi penduduk negara Cina.

Sungai Yangtze China

Menurut pemerintah Cina berdasarkan sejarah kerajaan dahulu kala mereka, bahwa pemerintah Cina mengakui anak sungai Tuotuo yang terletak di pegunungan Tanggula di ketinggian 17.526 kaki di atas permukaan laut adalah sebagai awal sumber dari aliran Sungai Yangtze.

Namun, menurut data-data yang lebih baru lagi bahwa sumber Sungai Yangtze terletak di Bukit Jari tempat asal hulu anak sungai Dam Qu kemudian bersama banyak lagi anak-anak sungai lainnya bergabung dan bersatu di Sungai Yangtze yang memang terkenal memukau, kemudian terus mengalir dan berakhir ke Laut Cina Timur di Shanghai Cina.

4. Sungai Nil

Selain menjadi sungai terpanjang di daratan benua afrika, Sungai Nil sesungguhnya adalah merupakan sungai lintas negara yang dimiliki oleh sebelas negara di afrika, yaitu Eritrea, Etopia, Sudan, Uganda, Tanzania, Kenya, Rwanda, Burundi, Kongo, Sudan Selatan dan Mesir.

Sumber awal asal muasal dari aliran Sungai Nil adalah berasal dari dua anak sungai utamanya, yaitu Sungai Nil Putih dan Sungai Nil Biru.

Hulu dari Sungai Nil Putih belum sepenuhnya dapat ditentukan secara tepat, tapi diyakini berada di suatu tempat di daerah Burundi atau Rwanda. Menurut beberapa laporan peneliti lainnya menyatakan, bahwa Danau Victoria dianggap sebagai sumbernya Sungai Nil Putih.

Sedangkan hulu Sungai Nil Biru memiliki asal sumber yang lebih pasti, yaitu berasal di Danau Tana di Etopia. Kemudian, kedua anak sungai nil itu bertemu di dekat kota Khartoum, ibukota Sudan.

Negara Mesir menjadi lintasan jalur terakhir aliran Sungai Nil sebelum membentuk delta dan terus mengalir menuju ke laut Mediterania. Panjang keseluruhan Sungai Nil ini adalah 4.258 mil dan memiliki debit air sebesar 2.800 milli kubik/detik.

Nil memiliki siklus banjir tahunan akibat hujan musiman yang lebat serta mencairnya salju dari gunung-gunung di Etopia, jika sedang banjir maka di sepanjang bantaran aliran sungainya yang dipadati desa-desa pertanian akan menerima luapan aliran deras yang membawa endapan lumpur yang subur dari dataran-dataran tinggi Etopia.

Keunikan lainnya dari sungai nil adalah jika selama musim musim gugur, sebagian hilir Sungai Nil yang berada di Mesir akan berwarna merah karena dipenuhi bunga teratai mesir yang tumbuh selama musim gugur tiba. Sedangkan di daerah hulunya dipenuhi tumbuhan papirus, meskipun tidak sebanyak dulu lagi dan sekarang juga menjadi agak jarang terlihat tumbuhan papirus ini di hulu sungai Nil.

Kemudian, jika musim dingin datang akan terlihat ratusan burung yang sedang bermigrasi menghabiskan musim dinginnya di Delta Sungai Nil. Beberapa hewan lain juga dapat terlihat di delta ini seperti kodok sungai nil, kura-kura, penyu, kadal nil dan beberapa spesies ikan yang dapat dijumpai di delta ini seperti ikan mullet dan soles. Namun, Buaya Nil tidak lagi ditemukan di daerah Delta Nil ini oleh sebab bermigrasi kesisi lain dari sungai Nil.

5. Sungai Amazon

Sungai Amazon melintasi Tujuh negara yaitu Brasil, Bolivia, Peru, Kolombia, Ekuador, Venezuela dan Guyana kemudian aliran berakhir di Samudera Atlantik. Diperkirakan panjang Amazon adalah 4.345 mil, memiliki debit air sebesar 209.000 milli kubik/detik. Maka, Sungai Amazon tidak diragukan lagi menjadi sungai terbesar di dunia dengan volume air yang berada di dalam alirannya yang begitu besar.

Namun, posisinya sebagai penyandang gelar sungai terpanjang di dunia sangat diperdebatkan oleh sebagian besar peneliti dan ilmuwan sebab gelar tersebut sebetulnya telah lebih dulu diberikan pada Sungai Nil di Mesir.

Aliran Sungai Amazon mengalir melewati hutan-hutan belantara Amazon yang sangat lebat. Selain ribuan mungkin jutaan spesies flora yang tumbuh disekitar bantaran sungai amazon, dan tentunya juga dihuni oleh fauna endemik amazon seperti ikan piranha, buaya cayman hitam, belut listrik amazon, ikan candiru, ular anaconda, katak beracun hingga ulat bulu beracun.

Nah, terlepas mana yang layak menyandang gelar sebagai sungai terpanjang di muka bumi antara sungai amazon atau nil tersebut, sebenarnya sudah jelas dengan data-data yang tertulis di atas seberapa panjang Sungai Nil dan seberapa panjang Sungai Amazon, jadi penulis disini memutuskan Sungai Amazon-lah yang layak mendapatkan gelar Sungai Terpanjang di Muka Bumi.

Load comments