
⏱ Waktu baca: 4 menit
Mata Lensa Tembus Pandang
Ceritasakti.com - Kota Roda Gigi telah sangat lama berdiri abadi megah, melampaui segala zaman.
Terlihat Kakek Cipto sibuk merakit bagian tubuh robot baru berteknologi canggih. Robot Galaxy duduk tenang menanti pembaruan sistemnya di atas meja kayu sang profesor.
"Kekuatan barumu akan sangat luar biasa, Galaxy" ucap Kakek Cipto tersenyum.
"Aku siap membantu semua orang, profesor" balas Galaxy antusias menganggukkan kepala besinya.
Tubuh besi Galaxy kini memiliki kecanggihan yang mengagumkan. Kakek Cipto memasang sepasang mata lensa pembesar terbaru. Mata lensa itu tembus pandang, bisa mengeluarkan sketsa bercahaya yang dapat melihat benda di balik tembok tebal. Galaxy kini bisa menemukan sekrup hilang berbekal pandangan ajaib tersebut.
Lengan Karet Super Lentur
Pembaruan berlanjut menuju kerangka lengan baja Galaxy. Kakek Cipto melepas engsel kaku pengait sendi-sendi robot mungil itu. Ia menggantinya menggunakan material karet super lentur tahan panas. Lengan fleksibel itu dapat memanjang memegang kaleng oli sejauh tiga meter.
Galaxy melompat kegirangan memamerkan kelenturan tubuhnya ke udara. Ia tidak perlu lagi menenteng kotak perkakas berat ke mana-mana. Badannya sendiri kini sudah menjadi alat serbaguna paling praktis.
"Lengan ini sangat hebat sekali!" seru Galaxy melingkarkan tangannya.
Pertunjukan Cahaya Kupu-Kupu
Bagian dada Galaxy kini memiliki lubang proyektor canggih. Lubang mesin tersebut menembakkan sorot cahaya terang membelah kegelapan ruangan. Bayangan kupu-kupu tiga dimensi muncul beterbangan memenuhi seisi bengkel profesor.
Galaxy menyentuh bayangan memukau tersebut perlahan-lahan. Ia menggerakkannya sesuka hati menghibur Kakek Cipto.
Kupu-kupu cahaya mengepakkan sayap melintasi udara kosong. Galaxy mengubah dinding kusam bengkel menjadi arena bermain menyenangkan. Kakek Cipto tertawa lepas menikmati pertunjukan proyektor internal tersebut. Suasana malam dingin berubah menjadi sangat hangat dan ceria seketika.
"Pertunjukan cahayamu sangat indah sekali, Nak," puji Kakek Cipto mengusap dada Galaxy.
"Ini khusus untuk menghiburmu malam ini, Profesor" sahut Galaxy memancarkan senyum khas robotnya.
Bintang Kebaikan di Langit Malam
Tahap terakhir adalah memasang pelindung inti chip memori. Kakek Cipto menanamkan pemindai khusus tepat di tengah retina mata Galaxy. Tidak ada satu pun pencuri bisa membuka brankas ingatan Galaxy. Hanya Kakek Cipto yang sanggup membuka sistem keamanan mutakhir tersebut.
Galaxy kini menjadi robot mungil paling hebat sekota Roda Gigi. Ia berlari keluar bengkel mencari teman-teman sesama robot setiap sore. Galaxy memproyeksikan bintang-bintang cahaya melayang di udara menghibur kawan-kawannya.
Kekuatan hebat tubuh barunya hanya dipakai menebar kebaikan tanpa pamrih. Dongeng pengantar tidur ini mengajarkan kita pentingnya ketulusan hati membantu sesama. Kebaikan akan selalu bersinar terang mengalahkan kegelapan malam.
Selesai